Pangkas Jarak, Warga Ngawi Gunakan Sarana Transportasi Ini Untuk Menyebrang

Sarana transportasi yang dikemudikan oleh Marsudi (62) warga Desa Selopuro, Kecamatan Pitu, Kabupaten Ngawi tersebut siap mengantarkan penumpang hingga keseberang sungai.
Sarana transportasi yang dikemudikan oleh Marsudi (62) warga Desa Selopuro, Kecamatan Pitu, Kabupaten Ngawi tersebut siap mengantarkan penumpang hingga keseberang sungai.

KOPERNESIA - Meski dikenal sebagai sarana transportasi di masa lalu, bukan berarti di zaman yang serba modern ini, masyarakat sekitar Karangtengah, Ngawi, Jawa Timur melupakan perahu getek sebagai alat penyeberangan.

Di beberapa kampung tepian Sungai Bengawan, tak sedikit warga yang menggunakan perahu getek sebagai sarana untuk menyeberang akibat jauhnya jembatan. Bahkan perahu ini menjadi moda transportasi andalan.

Perahu tersebut dikemudikan oleh Marsudi (62) warga Desa Selopuro, Kecamatan Pitu, Kabupaten Ngawi yang siap mengantarkan penumpang hingga keseberang sungai.

Tak hanya itu, puluhan warga juga masih banyak yang menggunakan sarana transportasi kuno tersebut untuk beraktifitas.

"Moda transportasi Bengawan menggunakan perahu ini bisa mengantarkan penumpang dan kendaraan roda dua ke Kecamatan Pitu ke Ngawi, atau sebaliknya," kata Marsudi, Jumat, 29 Oktober 2021.

Meski sudah puluhan tahun ia mengemudikan perahunya, Marsudi tak ada niatan untuk pensiun dari profesinya tersebut.

Tak lelah, setiap hari Marsudi beroperasi dari pagi sampai petang setia membawa penumpangnya yang hendak menggunakan perahunya tersebut.

Marsudi mengaku, sejumlah pedagang di pasar Ngawi dan mayoritas warga Selopuro juga menggantungkan perahu getek sebagai sarana transportasi tersebut.

Selanjutnya 1 2
Penulis:

Baca Juga