Oknum Satpam Makelar Akte Nikah di PA Pasir Pengaraian Rokan Hulu Riau Diamankan

KOPERNESIA - Pihak Pengadilan Agama (PA) Pasir Pengaraian Rokan Hulu Riau, mengamankan oknum Satuan Pengamanan (Satpam) baru-baru ini. Oknum Satpam berinisial ISH diamankan karena tertangkap tangan jadi makelar akte perkawinan.

Persoalan ini terungkap berkat laporan seorang Guru di Riau yang menjadi korban Makelar di Pengadilan Agama Rokan Hulu.

Terkait persoalan itu, Humas PA Pasir Pengaraian, Fahadil membenarkan bahwa pada hari Kamis 28 Oktober 2021 terdapat 2 (dua) laporan dengan Nomor Registrasi Pelaporan No. 01/PA.Pasir Pengaraian/X/2021 dan No. 02/PA.Pasir Pengaraian/X/2021.

"Dan pada hari selanjutnya, terdapat 2 (dua) laporan kembali yang diajukan kepada pos pengaduan. Semua laporan pengaduan tersebut pada pokoknya menyebutkan bahwa para Pelapor dijanjikan akan mendapatkan akta cerai dengan mudah, tanpa melalui persidangan oleh salah satu oknum tenaga honorer Satuan Pengamanan (Satpam) Pengadilan Agama Pasir Pengaraian." Ujar Fahadil.

Terhadap laporan tersebut, Pengadilan Agama Pasir Pengaraian langsung bergerak cepat dengan membentuk langsung Tim Pemeriksa Pelaporan tersebut untuk melakukan klarifikasi kepada Terlapor.

“Untuk menindak lanjuti laporan tersebut, pada hari yang sama Ketua Pengadilan Agama Pasir Pengaraian langsung menunjuk Tim Pemeriksa Laporan Pengaduan melalui Surat Keputusan Nomor: W4-A7/183/HK.01/10/2021 tentang Penunjukan Tim Pemeriksaan Pengaduan pada Pengadilan Agama Pasir Pengaraian. Tim tersebut dipimpin oleh Muhammad Yunus, S.H sebagai Panitera, dengan didampingi oleh Edlerman, A.Md (Panmud Hukum) dan Fera Kuswenti, S.Ag. (Kasubbag PTIP),” lanjut Fahadil.

Saat ini Tim tersebut telah bergerak dengan mengagendakan pemanggilan Terlapor untuk proses klarifikasi dan ditargetkan akan selesai dalam 1 (satu) minggu.

“Apabila terbukti Terlapor melakukan tindakan sebagaimana laporan para Pelapor, maka kami akan tindak secara tegas bahkan sampai dengan pemutusan kontrak kinerja,” ujarnya lagi.

Hal tersebut diambil karena Pengadilan Agama Pasir Pengaraian Zero Tolerance terhadap tindakan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme, maupun pungutan liar di luar ketentuan yang telah ditetapkan oleh perundang-undangan.

“Jika setelah proses klarifikasi dilakukan oleh Tim Pemeriksa dan laporan tersebut terbukti, maka hal ini patut disesalkan, karena berbagai upaya telah kami laksanakan secara maksimal untuk mencegah tindakan-tindakan tersebut, diantaranya ialah dengan melakukan pembinaan rutin oleh pimpinan, pemutaran audio anti grativikasi secara konsisten, dan melalui media lainnya, seperti pamflet, website, media sosial, dan lain sebagainya. Terlebih saat ini Pengadilan Agama Pasir Pengaraian telah mendapatkan predikat Wilayah Bebas Korupsi” pungkas Fahadil, yang juga merupakan salah satu Hakim di Pengadilan Agama Pasir Pengaraian.

Selain itu, Humas Pengadilan Agama Pasir Pengaraian mengimbau bahwa apabila terdapat oknum pegawai yang menjanjikan sesuatu apapun di luar prosedur yang semestinya, maka harus ditolak dan laporkan ke pos Pengaduan Pengadilan.

“Kepada Masyarakat, kami menghimbau bahwa jika terdapat oknum pegawai yang menjanjikan sesuatu di luar prosedur yang semestinya dengan harus membayarkan sejumlah uang, maka segera laporkan kepada pimpinan pengadilan melalui loket pengaduan yang telah tersedia di ruangan PTSP Pengadilan Agama Pasir Pengaraian. Setiap laporan akan langsung ditindaklanjuti secara profesional,” ucapnya.

Semua laporan yang diterima oleh Pengadilan Agama Pasir Pengaraian merujuk pada orang yang sama, yaitu salah satu Honorer Satuan Pengamanan (Satpam) pengadilan. Oleh Karena itu, kepada masyarakat dihimbau untuk melaporkan segala sesuatu nya jika ada yang dirugikan dengan adanya kejadian ini.

“Sampai saat ini, berdasarkan laporan para Pelapor, pegawai yang terlibat hanya merujuk pada satu orang yang sama, yitu saudara ISH, belum ada keterlibatan pegawai lainnya. Kepada Pelapor kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya, sehingga kami dapat memeriksa setiap tidakan yang bertentangan dengan prnsip anti korupsi yang tengah ditegakan oleh Pengadilan Agama Pasir Pengaraian,” tutupnya.***

Penulis:

Baca Juga